Beranda > FALSAFAH CAINUSANTARA > Mengikuti Arus Air

Mengikuti Arus Air

Aku mengalir ditepian aliran sungai, sambil mengalir secara perlahan aku menikmati pemandangan tepi sungai dengan keindahan berbagai pemandangan yang mengelilingi.secara perlahan aku pun mengalir ketengah mengikuti arus, kini aku rasakan air mulai deras, aku pun berusaha untuk tidak terbawa arus tapi aku berusaha mengkokohkan jatidiri, integritas dan kepribadian. Sebagai air yang deras kudalami sungai tempatku mengalir. Namun demikian, “keindahan tepi sungai, dan segala keindahaannya, itulah yang kau sebut kebahagiaan, aku pecaya bahwa suatu aliran deras dengan kedalamnnya adalah kebahagiaan yang tertinggi” aku harus memperhatikan apakah dan bagaimanakah agar filosofiku ‘mengikuti arus” dapat diterapkan dengan baik dan benar sehingga mempunyai jiwa yang sehat untuk maju dan berhasil. Meski perlahan mengarungi aliran yang mulai deras, aku pun sekali-sekali menyiapkan bekal untuk menentang arus aliran limbah, Karena untuk bisa tetap pada aliran jernih atau melawan arus, diperlukan bekal yang cukup untuk siap menerima sukses atau resiko….

 

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: