Beranda > GAMES SENI BUDAYA DAN KETERAMPILAN > Modul 2 : APRESIASI DAN KRITIK SENI

Modul 2 : APRESIASI DAN KRITIK SENI

A. KEGIATAN

Sebagai seorang guru, pemahaman terhadap kegiatan apresiasi dan kritik seni sangat dibutuhkan untuk mengerti seluk beluk sesuatu hasil karya seni serta menjadi sensitive terhadap segi-segi estetiknya sehingga siswa dapat memahami nilai-nilai dan aturan dalam kehidupan budayanya.

B.    ALAT DAN BAHAN

Bahan alam

C. LANGKAH KEGIATAN

1. Ketika hasil budaya dan seni berkembang disuatu masyarakat lama kelamaan menimbulkan sikap berupa perhatian (attention) dan ketertarikan (interest) antara penikmat dan karya seniman, bahkan ada yang menambahkan atau memberikan masukan kepada seniman sehingga terjadi proses penciptaan karya seni kembali yang lebih baik. Proses terjalinnya hubungan antara penikmat dan seniman disebut Apresiasi. Yakni, kegiatan menyerap (menangkap dengan panca indera), menanggapi, menghayati sampai kepada menilai karya seni. Tingkat apresiasi masyarakat yang lebih tinggi ketika karya seni tersebut menjadi cirri khas budaya setempat.

1. Menilai karya seni pada awalnya dimulai ketika apresiator memperbincangkan berbagai hal yang berkaitan dengan karya                    seni tersebut, terutama kelebihan atau kekurangan karya seni tersebut. Sehingga menunjukkan aspek kualitas dari karya seni              tersebut. Perbuatan menilai inilah yang disebut kritik seni.

2. Tahapan kritik seni sebagai berikut :

a. Deskripsi / bercerita

Adalah tahapan untuk menemukan,mencatat, menceritakan menguraikan kembali apa adanya seperti yang tampak terlihat dihadapan kita atau segala sesuatu fenomena karya yang dilihatnya.

b. Analisis Formal

Tahapan untuk menelusuri atau menganalisis sebuah karya seni berdasarkan struktur formal atau unsur-unsur pembentuknya.

c. Interpretasi

Penafsiran makna sebuah karya seni meliputi tema yang digarap, simbol yang dihadirkan dan masalah-masalah yang dikedepankan.

d. Evaluasi atau penilaian

Tahapan dalam kritik untuk menentukan kualitas suatu karya seni bila dibandingkan dengan karya lain yang sejenis.

3. Sekarang mari ajaklah peserta melakukan permainan “apresiasi dan kritik seni’ dengan membagi mahasiswa secara berkelompok, suruh mereka kehalaman kemudian, ‘memusatkan perhatian pada satu objek’.

4. Setelah itu tiap kelompok mendeskripsikan/bercerita karya seni yang dibuatnya yakni ;

a. Mendeskripsikan berupa karya seni rupa dengan menggunakan benda-benda dari objek yang dilihatnya.

b. Membuat musik dengan birama ¼.2/4, dan 4/4 dengan menggunakan benda-benda yang berhubungan dengan objek yang diperhatikannya dengan membuat musik berdasarkan complexity.

c. Membuat gerak tari sesuai dengan tema dari objek yang diamatinya.

 

 

 

5. Kemudian setiap kempok memberikan penilaian dengan format penilaian Unsur estetika seni yang meliputi (1) Unity (keutuhan, kebersatuan, kekompakan, tidak ada cacatnya); (2) Complexity (kerumitan, keanekaragaman); dan (3) Intensity (intensitas, kekuatan, keyakinan, kesungguhan).

(1) Keutuhan berhubungan dengan kesatuan dan keselarasan jalinan karya seni yang ditampilkan, termasuk pula keselarasan nilai adat dan budaya yang dikandung karya seni tersebut.

(2) Kerumitan berhubungan bentuk atau wujud karya seni. Kompleksitas ini menambah nilai tersendiri bagi karya seni tersebut dan bagi orang yang membawakannya.

(3) Intensitas berhubungan dengan kepercayaan atau prinsip hidup yang dituangkan dalam karya seni tersebut, seperti unsur kepercayaan dan adat istiadat sebagai pengejawantahan kehidupan masyarakat

6. Keterikatan dan penuangan ketiga unsur estetika inilah yang menjadi salah satu penyebab keberadaan karya seni dibutuhkan atau dapat menjadi bagian dari budaya suatu masyarakat atau malah seni tersebut ditentang oleh masyarakat.

7. Selesai.

 

 

 

 

 

 

 

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: